andicipak

ini tentang aku tentang hidup aku dan tentang kejadian yang sehari hari aku jalani

penantian cinta

Keraguan mulai terasa
Khayalku semu akan dirimu
Harapan tak jua bertemu kenyataan
Jikalau ku haruslah pergi, apalah daya ini

Cinta tak kunjung berbalas
Menghadirkan kegalauan
Akankah langit menjawab
Secercah asa dalam rapuhnya jiwa

Kucoba berlari menerjang fobia
Tak pernah kuraih dirimu
Kuingin akhiri sedu sedan ini
Tak pernah berujung menyibak galau

Kapankah bahagia menjemput
Sebab hati telah luluh, jiwa hampir rapuh
Semua karena rasa ini begitu dalam padamu
Bagiku, kau bagaikan pelita dari keindahan surga

Andai cintaku bertepuk sebelah tangan
Kupasrahkan jiwa dan raga ini pada sang takdir
Namun, bolehlah jikalau adinda berkenan
Kutitipkan sebuah hati penuh cinta padamu

senyuman

Berada di dekatmu saja...sudah cukup untuk memberiku semangat menjalani hidup...

Apalagi berbicara denganmu...itu cukup membuatku bangkit kembali saat jatuh...

Melihatmu tertawa.. itu tak cukup menggambarkan kebahagiaanku yang tak terlukiskan

Aku menderita ketika kau sudah tak terjangkau lagi...

Aku hanya bisa mengenang semua kebahagiaan itu dalam hati..

Aku sungguh ingin kembali ke masa itu...

Aku sungguh ingin mengoreksi semua kesalahanku...

yang menyianyiakan kebahagiaan ini...

Ada seorang bertanya, Apa sih yang membuat seseorang bahagia?

yang kutahu hanya senyuman tulus seorang kekasih hati...

aku benar-benar merasakannya saat itu...

betapa hari-hariku sangat indah..seperti semua beban dan halangan tak terasa di pundak...

semua bisa kuatasi asalkan aku bisa melihat senyuman itu..

sudah lama aku merindukan senyuman itu..

sudah lama aku merindukan suara itu..

aku tidak menyalahkan orang lain.. itu semua salahku...

aku terlalu bahagia..aku terlalu senang..aku terlalu gembira...saat itu..

aku sungguh menyesal, aku tidak memelihara kebahagiaan itu, aku hanya gembira, aku tidak merawatnya, aku egois, aku hanya gembira,aku sungguh egois....

aku tidak tahu..tidak ada kata yang bisa menggambarkan perasaan hatiku saat melihat

senyumanmu...

renungan hidup

Disaat kamu ingin melepaskan seseorang
Ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya

Disaat kamu mulai bosan dengannya
Ingatlah selalu saat terindah bersamanya

Disaat kamu ingin menduakannya
Bayangkan jika dia selalu setia

Disaat kamu ingin membohonginya
Ingatlah disaat dia jujur padamu

Makakamu akan merasakan arti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmuyang lebih sulit

Yang indah hanya sementara
Yang abadi hanya kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari

Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mencari impian
Namun yang lebih sulitmempertahankan yang ada
Karena walaupun tergenggam dapat terlepas juga

Ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamumiliki saat ini."
Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif

Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas.
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, jabatan yang luar biasa, namun,
ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi,
sehelai benang pun tak bisa dimiliki.
Apa lagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan
Maka jalanilah hidup ini denagn keinsafan nurani.

Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka menyakiti sesama
Apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita.

Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas, dan leluasa
Tak ada yang tak bisa diikhlaskan
Tak ada sakit hati yang tak dapat dimaafkan
Tak ada dendam yang tak dapat terhapus.

bimbang

Hatiku kian hari kian tak menentu
Bimbang, Sepi karna terus menunggu
Entah sampai kapan ku kan bertahan
Terus kupendam ataukah harus terungkapkan

Walau semua harus kulalui dengan tangisan
Walau semua harus kulalui dengan kesedihan
Walau aku ahrus teteskan air mata
Walau hatiku harus merasa terluka

Tapi ku yakin, di sana masih ada harapan
Harapan tuk gapai kebahagiaan
Ku yakin, masih tersisa sedikit cita
Tuk bisa hidup dan berjalan bersama